Me, My Self, and I

Sunday, July 20, 2014

Until We Meet Again

Jadi, ceritanya Kamis lalu G menghubungiku lewat Whatsapp. Mengajak berjumpa untuk temu kangen. Jumat, giliran Cerepo yang menghubungiku untuk alasan yang sama.

Aku baru saja berhenti dari tempatku bekerja tiga minggu sebelumnya. Tidak berjumpa dengan mereka selama sebulan. Singkat kata, G, Cerepo, Joey dan aku berjanji bertemu di Mal Grand Indonesia hari Sabtu dengan syarat mereka yang mentraktirku makanan dan minuman (ini murni pembenaran atas keadaanku yang jobless dan homeless hahahaha....)

Kami bertemu di mal, makan siang (menjelang sore) di Sushi Tei, dan nongkrong di Excelso. Pertemuan yang menyenangkan. Kami saling bertukar kabar, mendiskusikan banyak hal, bertukar cerita tentang orang-orang yang kami kenal. Pembicaraan serius diselingi tawa. Perbincangan tentang hal sedih diselipi cekikikan. Pujian ditimpali ejekan.

Rindu? Bodoh, tentu saja aku merindukan bocah-bocah manja yang dulu apa-apa selalu melontarkan panggilan "Kaaaakk...." Benci? Tolol, tentu saja aku membenci jarak dan waktu yang memisahkan kami. Cinta? Goblok, tentu saja aku mencintai adik-adikku yang sering juga membuatku sebal.


Malamnya, giliran Saree dan SiAulll yang mengunjungiku di tempat sementaraku. Lagi-lagi. Serius. Tawa. Sedih. Cekikik. Puji. Ejek.

Rindu? Bodoh, tentu saja aku merindukan Saree yang selalu memanggilku "BBB" alias Bayi Bule Buncit dan SiAulll yang mulai sering memanggilku "Kakak". Benci? Tolol, tentu saja aku membenci komunikasi yang dibatasi huruf-huruf yang dilihat di gadget dan sesekali suara yang didengar lewat telepon. Cinta? Goblok, tentu saja aku mencintai dua orang ini, yang dengan cara mereka masing-masing selalu ada saat aku butuh.

Hari ini hari yang menyenangkan. Sedikit mengalihkan perhatianku dari hal-hal menyebalkan yang menyita pikiranku. Beberapa minggu lalu, aku berpikir bahwa kata-kata "Pokoknya nanti kita ketemuan ya...." saat perpisahan hanyalah basa-basi. Tapi ternyata, kami berjumpa juga.

Aku suka dibutuhkan. Aku suka dirindukan. Aku suka dianggap penting. Tunggu dulu, siapa sih yang enggak?

Well, thanks for today, adek-adekku (Saree, kau termasuk adekku lho!). See you when I see you.

I don't like goodbye (who does?). So, don't say goodbye. Instead, say "Until we meet again!"

1 comment:

  1. Hi Bee.. It's me. Where are you? I finally found your blog. You suddenly just disappeared friend..

    - Rere -

    ReplyDelete